Singaraja, 5 Agustus 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu dan PengembanganPembelajaran (LPMPP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melaksanakan kegiatan Benchmarking dan Pelatihan Kompetensi Tenaga Kependidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, pada 30 Juli–2 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 20 dosen dan tenaga kependidikan LPMPP Undiksha sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi SDM dalam menghadapi transformasi digital di perguruan tinggi. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mengenai praktik baik pengelolaan penjaminan mutu, pengembangan pembelajaran, serta tata kelola layanan akademik. Salah satu agenda utama adalah Pelatihan Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan oleh Direktorat Pelatihan, Asesmen, dan Sertifikasi (DPAS) UPI. Materi pelatihan meliputi pemanfaatan platform AI seperti Claude, Gemini, dan NotebookLM untuk meningkatkan efektivitas administrasi, pengelolaan data, penyusunan dokumen, serta layanan akademik. Selain pelatihan, peserta mengikuti sesi benchmarking mengenai implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), digitalisasi layanan, pengembangan budaya mutu, dan inovasi tata kelola perguruan tinggi. Hasil benchmarking diharapkan menjadi referensi dalam penyempurnaan sistem dan layanan LPMPP Undiksha.

Direktur Direktorat Pelatihan, Asesmen, dan Sertifikasi (DPAS) Universitas Pendidikan Indonesia, Dr. Lili Adi Wibowo, S.Sos., S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan LPMPP Universitas Pendidikan Ganesha yang telah memilih UPI sebagai mitra dalam pelaksanaan benchmarking dan pengembangan kompetensi tenaga kependidikan. Beliau menyampaikan bahwa transformasi digital di perguruan tinggi memerlukan kesiapan seluruh sumber daya manusia, termasuk tenaga kependidikan ,agar mampu memberikan layanan yang semakin efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, Artificial Intelligence merupakan teknologi yang harus dimanfaatkan secara bijaksana sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas kerja, mempercepat proses administrasi, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada sivitas akademika. Beliau juga berharap kegiatan ini tidak berhenti pada proses transfer pengetahuan, tetapi menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara UPI dan Undiksha dalam pengembangan kompetensi SDM, inovasi layanan, dan penguatan budaya mutu diperguruan tinggi.
Kepala LPMPP Undiksha, Prof. Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking dan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat transformasi digital di lingkungan LPMPP.
“Perubahan teknologi berlangsung sangat cepat sehingga perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan berbagai inovasi, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence. Melalui benchmarking dan pelatihan ini, kami berharap seluruh dosen dan tenaga kependidikan LPMPP memperoleh wawasan baru, meningkatkan kompetensi digital, serta mampu mengimplementasikan berbagai praktik baik yang diperoleh di UPI untuk memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kualitas layanan kepada sivitas akademika.”
Beliau juga menegaskan bahwa penguatan kompetensi SDM merupakan investasi strategis dalam mendukung terciptanya sistem penjaminan mutu yang semakin adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan dunia pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, LPMPP Undiksha menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal, serta mengakselerasi transformasi digital di lingkungan Universitas Pendidikan Ganesha. Sinergi antara LPMPP Undiksha dan UPI diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang berdampak nyata terhadap peningkatan mutu layanan dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.







